Dua Remaja Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Karanghawu, Satu Orang Meninggal Dunia

PETUGAS penjaga pantai dari Balawista sedang mengevakuasi korban tergulung ombak Perairan Karanghawu ke Puskesmas Cisolok. Foto: Magnet Indonesia/Anugrah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Lutfi (17) dan Ilham Hendika (17), wisatawan asal Kampung Kedung Halang, Kelurahan Sukaresmi, Kabupaten Bogor terseret arus ombak Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Keduanya sempat diselamatkan petugas penjaga pantai Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

Nahas, saat dalam penanganan medis di Puskesmas Cisolok, Ilham menghembuskan napas terakhirnya. Sedangkan rekannya, Lutfi, masih ditangani medis puskesmas.

“Saat itu ombak memang sedang tinggi. Kedua korban sudah berada di tengah,” kata Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi, Asep Edom, Selasa (11/6/2019).

Personel Balawista pun berjibaku menolong keduanya meskipun harus berhadapan dengan gelombang pasang. Upaya mereka berbuah hasil. Keduanya berhasil diselamatkan ke daratan.

“Kami langsung evakuasi ke Puskesmas Cisolok,” jelas Asep.

Namun karena keterbatasan peralatan, Ilham tak bisa diselamatkan saat ditangani medis Puskesmas Cisolok. Jasadnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan laporan, memasuki H+6 Idulfitri 1440 Hijriah sudah terjadi 13 kasus kecelakaan laut. Jumlah korban tercatat sebanyak 22 orang. Satu orang di antara mereka meninggal dunia. Sisanya selamat.

“Secara keseluruhan aman dan terkendali. Untuk selanjutnya kami masih akan melanjutkan tugas rutin musim liburan sampai dengan Minggu (16/6/2019) mendatang,” tandasnya.

KontributorAnugrah
Editor:  Bardal