Tiga Remaja Wisatawan Asal Bogor Nyaris Jadi Korban Terseret Ombak Pantai Citepus

TIGA wisatawan asal Bogor berhasil diselamatkan anggota Balawista setelah terseret ombak di Perairan Citepus Palabuhanratu saat berrenang. Foto: Magnet Indonesia/Endi Nasrulah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kasus wisatawan terseret ombak saat berlibur di pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi kembali bertambah. Teranyar, dilaporkan tiga wisatawan asal Bogor yang terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Citepus Kebon Kalapa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (8/6/2019).

Berdasarkan pendataan, ketiga korban terseret ombak itu yakni Mulyadi Lesmana (20), Fajar Sobirin (12), dan Ridwan Romadhon (13). Ketiganya yang merupakan warga Kampung Selahuni RT 04/06, Kecamatan Ciomas Rahayu, Bogor, itu nyaris menjadi korban ‘ganasnya’ gelombang pantai selatan Sukabumi.

“Kejadiannya sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu mereka sedang berenang hingga terlalu ke tengah. Saat kejadian ombak sedang besar,” kata Kepala Operasional dan SDM Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepulloh, Sabtu (8/6/2019).

Sebelumnya, kata Asep, petugas Balawista sudah memperingatkan mereka agar tak berenang terlalu ke tengah. Namun satu dari tiga wisatawan itu keburu terseret ombak.

“Dua rekannya berupaya menolong. Tapi keduanya juga terseret ombak,” tuturnya.

Petugas Balawista dan Polres Sukabumi bertindak cepat. Mereka segera bergerak menyelamatkan ketiga wisatawan itu.

“Ketiganya berhasil diselamatkan. Saat dibawa ke darat langsung ditangani medis. Satu orang mengalami syok dan kelelahan,” jelas Asep.

Menyusul semakin melonjaknya tingkat kunjungan wisatawan, Balawista terus mengimbau para pengunjung objek wisata pantai di Sukabumi agar berhati-hati. Terutama harus lebih jeli melihat kondisi ombak.

“Biasanya pada pagi hari terjadi gelombang pasang. Saat itu para pengunjung harus berhati-hati,” tandasnya.

KontributorEndi Nasrulah
EditorSulaeman