Ngeyel, Dua Wisatawan Asal Yaman Terseret Arus Ombak Pantai Sukawayana

SEJUMLAH wisatawan domestik dan mancanegara memadati kawasan pantai pada libur panjang Idulfitri 1440 H. Foto: Magner Indonesia/Asep D

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Dua orang wisatawan asing asal Yaman, Ahmed (13) dan Mohammed (16), terseret arus ombak saat berenang di Perairan Pantai Sukawayana, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/6/2019) petang. Namun keduanya berhasil diselamatkan petugas penjaga dan pengamanan pantai selama libur Idulfitri 1440 Hijriah.

Sejak awal, tim SAR dan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) sudah memperingatkan semua wisatawan, termasuk kedua warga asing itu, agar tidak berenang terlalu ke tengah. Saat itu gelombang air memang sedang pasang.

Namun peringatan tak digubris. Mereka dengan asyiknya malahan berenang sambil berjingkrak-jingkrak. Nahas, derasnya arus ombak membuat tubuh kedua wisatawan asing terseret. Petugas bergerak cepat menyelamatkan mereka. Keduanya berhasil diselamatkan.

“Korban merupakan kakak-beradik. Keduanya diketahui merupakan wisatawan asal Yaman yang sedang liburan bersama keluarganya. Tapi Alhamdulillah, korban bisa diselamatkan tim SAR gabungan,” kata Ketua SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq, kepada wartawan, di lokasi kejadian, Kamis (6/6/2019).

Sempat terjadi sedikit insiden lantaran orang tua kedua korban memaki-maki petugas tim SAR gabungan. Dari makian itu terkesan orang tua korban menyalahkan tim SAR gabungan.

Orang tua korban menuding tim penyelamat tidak memberikan imbauan dan piawai dalam mengantisipasi terjadi kecelakaan wisatawan yang sedang berenang di laut.

“Tapi sudah diselesaikan setelah dijelaskan secara detail. Semuanya sudah clear. Keluarga korban sudah memahami SOP tim di lapangan. Kami imbau wisatawan harus memperhatikan papan imbauan larangan berenang di area rawan kecelakaan laut,” tandas Okih.

KontributorAsep D
EditorBardal