Aktivitas Warga dan Kendaraan Tinggi, Kawasan Alun-alun Palabuhanratu Macet Parah

KAWASAN Alun-alun Palabuhanratu depan kantor Setda Kabupaten Sukabumi menjelang petang kerap terjadi kemacetan arus kendaraan. Foto: Magnet Indonesia/Anugrah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kawasan Alun-alun Palabuhanratu jadi lokasi favorit ngabuburit masyarakat setempat menjelang magrib. Akibatnya, setiap menjelang petang, arus kendaraan di sekitar lokasi terkesan semrawut hingga menimbulkan kemacetan. Apalagi menjelang Lebaran, aktivitas masyarakat dan volume kendaraan makin meningkat.

“Macet biasanya terjadi sekitar pukul 16.30 WIB hingga menjelang magrib. Masyarakat setiap hari tumplek di sekitar alun-alun. Apalagi sekarang mau Lebaran, pasti banyak masyarakat yang tumpah ruah ke jalan,” jelas Saepullah (25), warga Cisolok, kepada magnetindonesia.co, Sabtu (1/6/2019)

Ia pun mengeluh tersendatnya arus kendaraan karena tingginya aktivitas masyarakat dan kendaraan. Saepullah harus pintar-pintar mencari celah jalan agar tak terjebak kemacetan.

“Harus pepet-pepetan dengan pengendara lain. Kalau nggak begitu bisa terjebak macet,” ujarnya.

Budi (32), warga Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu, mengatakan selama Puasa kepadatan kendaraan yang menuju ke alun-alun terjadi sejak arah Pangsor hingga Jalan Siliwangi.

“Arus kendaraan dari dua arah. Kalau saja dibikin jadi satu arah mungkin tak akan terlalu macet gini,” ucapnya.

Budi pun menilai perlu segera adanya sistem perpakiran yang efektif dan efisien di sekitar kawasan alun-alun. Hal itu untuk mengantisipasi terjadi kemacetan saat volume kendaraan tinggi.

“Terlebih untuk mengarahkan agar masyarakat juga tak memarkir mobil mereka pada bahu jalan. Ini bisa menyebabkan kemacetan,” tandasnya.

KontributorAnugrah
EditorBardal