MPN Pemuda Pancasila Ingatkan Masyarakat Utamakan Persatuan Indonesia

NARA sumber dan peserta buka bersama dan tausiyah kebangsaan berfoto usai kegiatan. Foto: Magnet Indonesia

JAKARTA | MAGNETINDONESIA.CO – Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila mengingatkan semua elemen masyarakat mengedepankan kedewasaan berpolitik. Kondisi itu tak terlepas situasi politik saat ini yang terjadi dikotomi di kalangan masyarakat akibat perbedaan pilihan.

“Semua pihak harus siap kalah dan siap menang. Terpenting kedepankan persatuan Indonesia agar tak terkoyak karena perbedaan pilihan saat Pemilu,” tegas Sekjen MPN Pemuda Pancasila, Arif Rahman, di sela-sela buka puasa berssma dan tausiyah kebangsaan bertema ‘Merajut Persatuan Pemuda Indonesia dalam Khidmat Ramadan’ di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Bagi Arif, menang dan kalah dalam pesta demokrasi merupakan hal biasa. Sejatinya, pihak pemenang harus merangkul yang kalah. Pun sebaliknya, pihak yang kalah tak perlu langsung jadi oposisi.

“Harus ada silaturahmi politik pascapemilu. Persatuan Indonesia harus dirajut kembali. Indonesia harus tetap bersatu dan tidak terpecah karena perbedaan politik,” tandas Arif.

Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DKI Jakarta, Daud Azhari, menambahkan pemuda harus menjadi motor dirajutnya kembali persatuan Republik Indonesia pascapemilu. Pemuda harus dapat membantu menetralisasi kondisi yang ada saat ini sehingga Indonesia dapat kembali bersatu tanpa memandang perbedaan saat Pemilu.

“Ini penting agar persatuan Indonesia bisa dirajut kembali sehingga tetap kokoh,” pungkasnya.

ReporterKemal Vasha
EditorBondan Prakoso