Rumah Ketua KPU Cianjur Disatroni Perampok, Istri Sempat Disekap

RUMAH Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, disatroni perampok, Kamis (23/4/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJURMAGNETINDONESIA.CO – Rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, di Kampung Karangtengah RT 02/09, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, disatroni perampok, Kamis (23/4/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Bahkan istrinya, Hera Susanti, dikabarkan sempat disekap para pelaku yang diketahui berjumlah dua orang.

“Belum sempat ada barang yang diambil. Pelaku yang berjumlah 2 orang hanya menyekap istri. Sempat menanyakan keberadaan saya,” kata Hilman, kepada magnetindonesia.co, Jumat (24/5/2019).

Kedua pelaku masuk lewat pintu depan rumah. Saat kejadian pintu tak terkunci. Di dalam rumah hanya ada Hera dan seorang anaknya. Sedangkan Hilman masih ada pekerjaan.

“Ini murni kejahatan atau kriminal. Tidak ada sangkut paut dengan apapun. Kejadian ini sudah ditangani pihak kepolisian,” tegasnya.

Dadan (32), warga setempat, mengaku mengetahui kejadian itu saat mendapat informasi dari pemilik rumah yang meminta tolong ada perampok. Para pelaku menyekap istrinya.

“Saat itu saya sedang berada di jalan,” terang Dadan.

Warga yang mengetahui informasi itu langsung berdatangan ke kediaman korban. Namun mereka tak mendapati pelaku karena sudah berhasil kabur.

Warga hanya mendapati istri ketua KPU Cianjur dalam keadaan terikat tali tambang. Tak berapa lama tiba anggota polisi.

“Pelaku yang belakangan diketahui memakai penutup muka itu sudah tidak ada,” tambah Dadan.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto, menyatakan masih mendalami motif dari kasus penyekapan tersebut. Namun ditenggarai tidak ada motif yang mengarah pada persoalan politik menyangkut profesi suami korban sebagai ketua KPU Cianjur.

“Doakan saja semoga cepat terungkap,” tandasnya.

KontributorRuslan Ependi
EditorSulaeman