Bocah Penderita Kanker Lidah Butuh Uluran Dermawan dan Pemerintah

Muhammad Rais Pratama Rijik (8) menderita kanker lidah kronis yang terus membesar. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pasangan suami istri Juheri (59) dan Siti (47), warga Kampung Mekarwangi RT 01/04, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, hanya bisa pasrah. Anaknya, Muhammad Rais Pratama Rijik (8) menderita kanker lidah kronis yang terus membesar.

Awalnya, kanker lidah itu bermula saat Rais mengalami gatal-gatal pada bagian lidahnya. Lalu kedua orangtuanya membawa Rais berobat ke puskesmas setempat pada November tahun lalu.

Sekitar sebulan usai pengobatan, Rais bukannya sembuh. Bahkan kondisinya lebih parah. Bermodal kartu BPJS Kesehatan, Rais pun dibawa berobat ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, RS Hermina Sukabumi, bahkan ke RSHS Bandung.

“Tapi sampai sekarang belum sembuh juga,” kata Siti.

Saat ini mereka pasrah. Berbagai upaya medis sudah dilakukan meskipun tak berbuah hasil. Kini mereka berharap uluran dermawan dan campur tangan pemerintah agar anaknya bisa kembali sembuh.

Kondisi ekonomi keluarga itu morat-marit karena Juheri hanya berpenghasilan pas-pasan sebagai buruh tani.

“Kami belum dapat KIS,” ujar Juheri.

KontributorIndra Sopyan
EditorBardal