Nah Lho! Diduga Ada Penjualan Buku Ramadan di SDN Cijagang 3

ORANG TUA murid mempertanyakan penjualan buku kegiatan Ramadan oleh guru SDN Cijagang 3, Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah orang tua murid SDN Cijagang 3 di Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, mempersoalkan penjualan buku Ramadan sebesar Rp6 ribu. Mereka mempertanyakan lantaran selama ini sudah tidak ada lagi jual-beli buku di tingkat SD karena sudah digratiskan pemerintah.

“Yang saya tahu, semua jenis buku sudah disubsidi oleh Dinas Pendidikan. Tapi yang ini kok diperjualbelikan,” ujar Kinkin Janwar, orang tua siswa, Rabu (15/5/2019).

Dia tak mempermasalahkan nilainya. Hanya saja harus ada penjelasan dari pihak sekolah menyangkut biaya pendidikan gratis, termasuk di dalamnya buku.

“Anak saya kelas IV. Buku itu juga katanya dijual ke siswa kelas V. Tahun lalu dijual Rp5 ribu. Kalau sekarang naik jadi Rp6 ribu,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Asep Saefulrohman, menegaskan buku kegiatan Ramadan yang sudah didistribusikan ke pihak sekolah tidak boleh diperjualbelikan.

“Tidak boleh itu,” tegas Asep.

Bila masih ada pihak sekolah yang membandel, maka Dinas Pendidikan Cianjur akan memanggil pihak sekolah. Bila memang terbukti menjual buku, maka akan dikenai sanksi.

“Langkah awal, kita akan mencari tahu dulu informasinya,” kata Asep.

Belum ada klarifikasi dari pihak sekolah. Reporter magnetindonesia.co mencoba menghubungi kepala SDN Cijagang 3, Ade Junaedi, melalui Cucu, staf pengajar, tapi belum menanggapi.

KontributorRuslan Ependi
EditorBardal