Ini Penjelasan PT Indonesia Power Soal Karamnya Tongkang Pengangkut Batu Bara

BATU bara dari atas tongkang tumpah hingga berserakan di Pantai Cipatuguran, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. (Dok Foto Magnet Indonesia)

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – PT Indonesia Power angkat bicara soal insiden karamnya kapal tongkang pengangkut batu bara milik PT Titan Infra Energy dan PT Kasih Industri Indonesia di perairan Teluk Palabuhanratu. Insiden itu berdampak terhadap tumpahnya batu bara hingga tercecer ke Pantai Cipatugaran, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

General Manager PT Indonesia Power PLTU Jabar 2 Palabuhanratu, Rolly, mengatakan kedua perusahan itu merupakan pemasok batu bara dari Sumatera Selatan dan Jambi. Rolly menyesalkan karamnya tongkang yang rencananya akan mengirim batu bara ke PLTU Jabar 2 Palabuhanratu karena sebelumnya sudah diinformasikan adanya potensi ancaman gelombang tinggi di Teluk Palabuhanratu dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kami juga telah menyampaikan hal itu dalam rapat mingguan tongkang pada 26 April 2019, yang dihadiri manajemen Jetty, perwakilan para agen tongkang, pendamping TNI, dan surveyor independen,” jelas Rolly, kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

Sesuai dengan kontrak kejadian yang sifatnya force majeur menjadi tanggung jawab perusahaan tongkang dan supplier batu bara. Ia membantah perusahaan tidak peduli dengan tercecernya batu bara di perairan pantai.

Indonesia Power dan pemilik tongkang sudah berupaya melakukan pembersihan bibir pantai yang terpapar tumpahan batu bara dengan melibatkan beberapa pihak terkait dan masyarakat setempat.

“Kami juga sudah melakukan tes kualitas air melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Kita akan melakukan evakuasi tongkang ke tempat yang lebih aman agar menghindari risiko dan masalah baru yang muncul. Pemindahan tongkang itu bekerja sama dengan agen, termasuk berkoordinasi dengan masyarakat dan nelayan sekitar yang terkena dampak langsung tumpahan batu bara,” bebernya.

Rolly berujar, agen tongkang didampingi manajemen Indonesia Power PLTU Jabar 2 Palabuhanratu sudah melakukan audiensi dengan beberapa pihak terkait di kantor DLH Kabupaten Sukabumi.

“Perkembangan informasi terbaru mengenai kejadian tumpahan batu bara ini akan kami sampaikan nanti secara berkala,” tandasnya.

ReporterGiri Trisna Martin
EditorSulaeman