Anggota DPRD Ini Angkat Bicara Soal Pelajar Gantung Diri

ANGGOTA Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, menjenguk komisioner KPU setempat yang sedang dirawat di RSUD Palabuhanratu karena kelelahan saat rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – RA, seorang pelajar sekolah menengah pertama di Kabupaten Sukabumi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian itu mendapat atensi dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Demokrat, Badri Suhendi.

“Masalah ini tentu jadi pukulan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Apalagi momentumnya bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional. Saya turut berduka cita,” kata anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, Kamis (2/5/2019).

RA ditemukan tewas menggantung di pohon mangga di halaman salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Cicurug. Belum diketahui pasti penyebab aksi nekat pelajar tersebut yang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

“Ini harus jadi perhatian. Harus lebih diintensifkan lagi pembinaan dan pengawasan terhadap anak-anak didik dari setiap sekolah dan orang tua,” ujarnya.

Utamanya harus mengenali psikologis anak. Sehingga harus bisa proporsional saat memberikan perintah, saran, atau tugas.

“Ada yang sangat mudah memahami, ada juga yang tidak memahami, bahkan ada yang dijadikan beban. Ini harus dikenali dan harus disadari oleh para guru. Bisa jadi penyebabnya karena punya masalah di keluarga,” ucap dia.

Namun Badri mengapresiasi dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi yang sekarang mulai menunjukan geliat lebih baik. Berbagai prestasi yang ditorehkan pelajar bisa menjadi indikator pendidikan mulai membaik.

“Tawuran anak sekolah juga cenderung mulai turun. Kondisi ini harus dipertahankan,” tandasnya. (adv)

Kontributor:   Imam Mustofa
Editor:   Eddy Surya Wijaya