Ada yang Unik saat Peringatan May Day di Kabupaten Sukabumi, Apa Itu?

BUPATI Sukabumi Marwan Hamami tengah melmantau pelaksanaan donor darah yang digelar DPC SBSI Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5/2019). Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Rabu (1/5/2019), di Kabupaten Sukabumi diisi aksi sosial berupa donor darah. Kegiatan diikuti ribuan buruh yang diinisiasi DPC Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kabupaten Sukabumi itu dipusatkan di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda.

Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir pada kegiatan itu tak ketinggalan ikut mendonorkan darah mereka. Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, serta Danyon 310/Kujang Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon, merelakan darah mereka didonorkan.

“Peringatan May Day kali ini positif karena diisi juga aksi sosial berupa donor darah,” kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami, usai donor darah, Rabu (1/5/2019).

Meskipun berlangsung dengan aman dan tertib, tetapi kegiatan May Day tetap mendapat pengawalan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. Sekitar 400 personel diturunkan untuk mengamankan jalannya kegiatan Hari Buruh Internasional tersebut.

“Kami meminta semua personel membantu mengamankan kegiatan May Day. Atur lalu lintas dan jaga keamanan di sekitar wilayah lokasi berlangsungnya aksi May Day,” tegas Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di sela-sela memimpin apel pasukan gabungan.

Ketua DPC SBSI Kabupaten Sukabumi, Mamun, menegaskan peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini diisi dengan bakti sosial donor darah, termasuk melakukan dialog interaktif dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

“Memperingati May Day tahun ini kita membuat kegiatan yang positif seperti donor darah, pertandingan olahraga, dan dialog interaktif. Soalnya, kami (buruh) ingin mengedapankan kondusivitas wilayah pascapemilu,” ungkapnya.

Mamun berharap dialog interaktif antara perwakilan buruh dengan pimpinan daerah nanti dapat memecahkan permasalahan buruh di Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan dialog nanti ada jalan keluarnya menyangkut persoalan yang terjadi terhadap buruh,” tandasnya. (adv)

ReporterKemal Vasha
EditorSulaeman