Alamak! Diduga Terlibat Penipuan, Caleg Gerindra Diciduk Polisi

MARKAS Polres Sukabumi di Jalan Jenderal Sudirman, Jajaway, Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Gerindra, TS (45), ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sukabumi. TS diduga tersandung kasus penipuan proyek borongan pekerjaan di Pasar Semimodern Parungkuda.

Berdasarkan informasi, kasus hukum yang menjerat caleg itu bermula saat TS memberikan pekerjaan borongan di Pasar Semimodern Parungkuda kepada Jonson Manalu sebagai subkontraktor. Pengerjaan borongannya senilai Rp636.271.450 meliputi pemasangan rolling door, pintu folding gate, plafond gypsum, service plafond, kusen alumunium, kaca polos, jendela alumunium, dan pintu alumunium.

Namun, hingga selesainya pekerjaan, TS tidak membayar uang tunai pekerjaan. Dia membayar pekerjaan kepada Jonson Manalu dengan satu unit ruko Nomor 8 di Pasar Semimodern Kecamatan Parungkuda.

“Pada 18 Juni 2017 dibuat perjanjian jual beli ruko antara TS dan pelapor dengan harga termasuk pajak sebesar Rp650 juta sebagai pembayaran,” kata Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Yadi Kusyadi, kepada wartawan, Sabtu (13/4/2019).

Namun pada Januari 2018 diketahui satu unit ruko Nomor 8 tersebut telah dijual kembali kepada orang lain. TS pun akhirnya memberikan dua lembar cek Bank Mayora kepada Jonson Manalu senilai Rp650 juta.

“Tetapi saat dua lembar cek tersebut akan dicairkan pelapor ke Bank Mayora, ternyata ditolak karena dana atau uangnya tidak ada,” jelasnya.

Jonson yang merasa tertipu, memilih menempuh jalur hukum. Dia pun melaporkan TS ke polisi dengan No. Pol. : LP/B/1118/XI/2018/JABAR, tanggal 07 November 2018 atas nama pelapor Sdr. Jonson Manalu. SP. Dik No. Pol : 87/III/2019/Sat Reskrim tanggal 15 Maret 2019, SPDP No. Pol : B/30/III/2019/Sat Reskrim tanggal 15 Maret 2019, serta SP. Kap No. Pol : 48/IV/2019/Sat Reskrim tanggal 12 April 2019.

“TS dijerat tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana,” tegas Yadi.

TS tercatat sebagai warga Kampung Angkrong RT 42/RW 18, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Dari tangan TS, polisi mengamankan beberapa barang bukti di antaranya satu lembar surat perjanjian jual beli ruko Nomor 8 ukuran 4×8 (2 lantai 64 meter) tertanggal 18 Juni 2017 yang ditandatangani oleh TS selaku penjual dan Jonson Manalu selaku pembeli. Barang bukti lainnya satu bundel rekapitulasi tentang opname pekerjaan, satu lembar bon atau nota pesanan barang tertanggal 20 Februari 2018 yang ditandatangani oleh TS dan DH seharga Rp636.271.450, beserta lima barang bukti lainnya.

“Kami telah melakukan pemeriksaan, melakukan penangkapan, dan penahanan, serta melakukan pemberkasan,” pungkasnya.

ReporterKemal Vasha
EditorSulaeman