Lailatul Ijtima Digelar di Gedung Negara Pendopo Sukabumi

PEMKAB Sukabumi menggelar Lailatul Ijtima dirangkaikan dengan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/3/2019). Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Lailatul Ijtima di Kabupaten Sukabumi digelar di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jumat (29/3/2019) malam. Pelaksanaannya dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah.

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, dan sejumlah pejabat bersama masyarakat serta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan MUI se-kecamatan di Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan tersebut.

Kepala Bagian Sosial dan Keagamaan Setda Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma, mengatakan saat ini di Kabupaten Sukabumi sudah terbentuk Komunitas Tilawah 30 Juz di setiap kecamatan.

“Kalau kita sering membaca Alquran secara berjamaah, Insya Allah mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Unang, di sela-sela peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Unang mengaku, ke depan Komunitas Tilawah 30 Juz akan dikembangkan sampai ke tingkat desa. Program itu sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat yaitu satu desa satu hafiz. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk mengamalkan bacaan Alquran dan doa bersama agar Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafûr.

“Mudah-mudahan dengan bacaan Alquran dapat memberikan kesejukan, kedamaian, dan ketenteraman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW ini momentum bermuhasabah dan bersyukur atas nikmat dan karunia dari Allah SWT.

“Bersyukur adalah salah satu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita melalui ibadah salat yang Allah syariatkan dan Nabi Muhammad SAW contohkan,” ungkap Marwan.

Salat adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam sebagaimana diperintahkan Allah SWT. Salat juga menjadi kunci keselamatan seseorang baik di dunia maupun di akhirat kelak dan media komunikasi seorang hamba dengan khalik-Nya. (adv)

Reporter:   Kemal Vasha
Editor:   Sulaeman