Kedatangan Menko Bidang Kemaritiman Bawa Angin Segar Bagi Nelayan Cisolok

Tokoh nelayan Kecamatan Cisolok, Aji Troy (kiri) mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kamaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat meninjau lokasi Dermaga Pajagan. Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Tokoh nelayan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menaruh harapan besar atas kedatangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, karena dipastikan akan membawa angin segar bagi peningkatan kesejahteraan nelayan. Pasalnya, Luhut menjanjikan bakal segera melanjutkan pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pajagan yang hampir 6 tahun mangkrak.

“Pak Luhut sudah mendapat amanat dari pak Presiden Jokowi agar melanjutkan pembangunan Dermaga Pajagan tahun ini,” kata tokoh nelayan Cisolok, Aji Troy, kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Mantan Kepala Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok ini, sejak lama mendesak pemerintah segera menyelesaikan pembangunan Dermaga Pajagan. Pembangunan dermaga sendiri terhenti sejak 2013.

“Ini tentunya jadi angin segar bagi kami. Dengan selesainya pembangunan dermaga nanti, maka akan membawa dampak positif,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Arief Solihin, menerangkan, ada rencana PPI Pajagan naik status menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (P3). Syaratnya pembangunan dermaga harus selesai dan bisa dimanfaatkan nelayan.

“Statusnya naik sudah ditetapkan pemerintah pusat. Mudah-mudahan pembangunannya segera dilaksanakan tahun ini juga,” harapnya.

Menurut Arief, rencana kelanjutan pembangunan Dermaga Pajagan yang menelan biaya sebesar Rp141 miliar itu sudah masuk tahapan penyusunan DED. Kendati demikian, pembangunan dan penyusunan rencana kegiatannya merupakan kewenangan Provinsi Jawa Barat.

“Kemungkinan Juni pembangunannya sudah dimulai. Sekarang masih tahap penyusunan DED di provinsi,” jelas Arief.

Ia menuturkan, setelah dermaga P3 Pajagan yang memiliki luas area kolam 4 hektare dan daratan 3 hektare itu selesai dibangun, diprediksi akan mampu menampung sebanyak 600 unit kapal nelayan Cisolok berukuran di bawah 5 gross tonnage (GT).

“Bisa juga kapal berukuran di bawah 10 GT dari luar daerah akan sandar di dermaga P3 ini. Mengenai pengelolaan dermaga P3 ini menjadi kewenangan provinsi. Kami (dinas) hanya sebagai penerima manfaat saja,” sebutnya.

Reporter:   Kemal Vasha
Editor:   Bondan Prakoso