Diterjang Pergerakan Tanah, Rumah Warga Terancam tak Bisa Ditempati Lagi

SALAH satu rumah warga di Kampung Panaruban RT 03/05, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, terancam ambruk akibat tanah di sekelilingnya mengalami retak-retak. Foto: Istimewa

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Satu unit bangunan rumah di Kampung Panaruban RT 03/05, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, terancam pergerakan tanah. Ironisnya, bangunan rumah warga itu tak bisa ditempati kembali.

“Warga sudah mengungsi ke tempat lebih aman,” kata Kepala Seksi Kedarutan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, Sabtu (9/3/2019).

Pergerakan tanah terjadi Rabu (6/3/2019) bersamaan tingginya intensitas curah hujan hampir setiap hari. Eka mengatakan, BPBD sudah berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk mengkaji pergerakan tanah tersebut.

“Pergerakan tanah sekarang lebih parah dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Selain satu rumah warga terdampak, tanah yang ambles juga semakin meluas dengan lebar 10 meter dan tinggi 3 meter. Rumah yang terdampak sudah dipastikan tidak bisa ditempati lagi karena retakan tanah terjadi terus menerus.

BPBD sudah melakukan assesmen di lokasi bencana. Saat ini penghuni rumah yang berjumlah 3 orang jiwa sudah diungsikan ke tempat saudaranya. Tanah di sekeliling rumah itu sudah ambles dan terdapat retakan-retakan. Rumah terpaksa dikosongkan karena dikhawatirkan ambruk.

“Kami belum memberikan logistik kepada mereka, karena masih menunggu berita acara dari desa dan kecamatan,” tambah petugas Penanggulangan Bencana (PB) Kecamatan Nyalindung, A Ahmad.

Reporter:   Giri Trisna Martin
Editor:   Sulaeman