Alamak! Terlibat Tabrakan, Pelajar SMP Asal Simpenan Tewas

WARGA berkerumun di lokasi terjadinya tabrakan yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Raya Kiaradua-Palabuhanratu tepatnya di Perkebunan Teh Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (4/3/2019). Magnet Indonesia/Indra Sopyan

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Hasan, pelajar kelas 8 SMPN 2 Simpenan Kabupaten Sukabumi tewas, saat sepeda motor yang ditumpanginya bersenggolan dengan sebuah truk di ruas Jalan Palabuhanratu-Kiara Dua, tepatnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Senin (4/3/2019). Korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya karena terbentur besi pada bak truk.

Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan maut bermula saat korban yang diketahui warga Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi F 6313 QN. Ia melajukan sepeda motornya di sekitar Perkebunan Teh Cigaru di Desa Kertajaya. Nahas, saat melaju, sepeda motornya diduga oleng setelah bersenggolan. Dari arah berlawanan muncul truk bernomor polisi F 8899 UJ. Tabrakan pun tak terhindarkan. Kepala korban terbentur ke bak truk.

“Waktu itu saya baru saja mengantarkan rekan ke pertigaan Kiara Dua. Ada sekitar 50 meter di depan saya terjadi tabrakan. Korbannya siswa SMP,” kata Hermawan (32), warga Kampung Badak Putih.

Kapolsek Simpenan, AKP Aguk Khusaeni, mengaku sudah mengamankan lokasi kejadian, termasuk sopir truk. Sementara korban yang masih tercatat sebagai pelajar SMP segera dibawa ke puskesmas terdekat.

“Saat kejadian korban berboncengan bersama temannya. Sebelum kejadian diduga sepeda motor korban bersenggolan lalu oleng. Kemudian kepala korban terbentur besi pada bak truk,” kata Aguk didampingi Bripka Ade Ganda.

Aguk mengaku masih menunggu anggota Satlantas Polres Sukabumi. Nanti akan digelar olah TKP.

“Kami juga masih menunggu pihak keluarga korban yang merupakan warga Kampung Ciarasa, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan,” pungkasnya.

Reporter:    Indra Sopyan
Editor:   Sulaeman