Wakil Ketua DPRD Minta Insiden Tertabraknya Kapal Nelayan Diusut Tuntas

WAKIL Ketua DPRD Kabuapten Sukabumi, Mansurudin (kanan) bersama Sekda Iyos Somantri dalam suatu acara. Dof Foto Istimewa

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Meninggalnya nelayan asal Cisolok Kabupaten Sukabumi korban kecelakaan laut di Perairan Tanjung Layar Sawarna, Bayah, Banten, Sabtu (24/11/2018), masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Tak terkecuali bagi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sukabumi itu menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya nelayan asal Cisolok. Ia pun meminta agar kasus ditabraknya perahu yang ditumpangi korban diduga oleh kapal tongkang pengangkut batu bara harus diusut tuntas.

“Sebetulnya kan aktivitas jalur nelayan pancing tak mengganggu lalu lintas kapal tongkang penyuplai batu bara ke PLTU,” kata Mansurudin usai rapat sidang paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/11/2018).

Ia merasa aneh atas terjadinya peristiwa tersebut. Pasalnya, peristiwa nahas itu terjadi saat petang.

“Di balik musibah ini, harus diselidiki penyebabnya. Apalagi kejadianya sore. Berarti pandangan mata nahkoda tongkang harusnya masih bisa melihat aktivitas kapal-kapal nelayan di sekitarnya,” ujarnya.

Ia meminta aparat kepolisian dan Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Klas III Palabuhanratu serta dinas terkait lainnya harus mengusut tuntas kasus tabrakan perahu nelayan dengan kapal tongkang batu bara tersebut.

“Ini harus diusut tuntas. Pihak perusahaan pemilik kapal tongkang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Reporter:   Acep Ahmad Safei
Editor:   Bondan Prakoso