TPT Roboh, Sejumlah Rumah di Babakan Cibatu Terancam Tanah Longsor

TEMBOK penahan tebing (TPT) setinggi 6 meter dan panjang 10 meter di Kampung Babakan Cibatu RT 17/04, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ambrol saat hujan deras, Rabu (28/11/2018) sore. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sejumlah rumah warga di Kampung Babakan Cibatu RT 17/04, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, terancam longsor. Kondisi tersebut menyusul robohnya tembok penahan tebing (TPT) setinggi 6 meter dan panjang 10 meter saat hujan deras Rabu (28/11/2018) sore.

“Saat TPT roboh, air dari Sungai Cikupa meluap ke permukiman warga. Sebab, material bangunan TPT menutup aliran sungai,” kata Anwar, warga setempat, Kamis (29/11/2018).

Saat hujan deras debit air sungai relatif tinggi. Ditambah dengan ukuran sungai yang ujungnya merupakan terowongan sempit.

“Airnya menumpuk di ujung terowongan,” jelas Anwar.

Ia berharap pemerintah bisa segera memperbaiki bangunan TPT. Pasalnya, saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi sehingga potensi terjadi bencana juga cenderung tinggi.

“Lama kelamaan air bisa mengikis tanah di tebing,” ucapnya.

Saat ini warga sedang bergotong-royong memindahkan material bongkahan TPT yang roboh dari aliran sungai. Upaya itu dilakukan agar saat hujan deras tidak tersendat.

“Bongkahannya nanti bisa digunakan membangun lagi TPT,” pungkasnya.

Kontributor:   Iqbal Salin
Editor:   Sulaeman