Jembatan Rusak, Aktivitas Warga dan Pelajar di Desa Cijulang Terhambat

PELAJAR menggunakan sepeda motor sedang melintas di atas jembatan terbuat dari kayu yang menghubungkan lima kampung di Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Aktivitas warga dan pelajar Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terhambat menyusul rusaknya jembatan hingga terancam ambruk. Saat ini kondisi jembatan yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 1,2 meter itu mulai miring dan alas penahannya licin.

Anjar (27), warga setempat, mengatakan jembatan tersebut menghubungkan Kampung Cibuyunglebak, Cibuyungtonggoh, Pasirganas, Cisarua, dan Lembursawah. Rusaknya jembatan itu sudah berlangsung cukup lama, tapi belum ada upaya perbaikan.

“Jembatan ini pernah diperbaiki pada 2017 menggunakan swadaya masyarakat. Materialnya berupa bambu dan kayu berasal dari bantuan BPBD Cijulang,” bebernya, Minggu (25/11/2018).

Di wilayah tersebut terdapat sekitar 300 kepala keluarga. Setiap hari mereka memanfaatkan jembatan itu untuk beraktivitas, terutama para pelajar.

“Tahun lalu sempat ada warga yang terbawa hanyut hingga 50 meter saat terjatuh dari motor. Namun warga bisa menyelamatkan,” jelasnya.

Warga sudah sering melaporkan ke pemerintah desa agar jembatan bisa segera diperbaiki. Bahkan setiap enam bulan sekali ada peninjauan.

“Sampai saat ini belum ada kejelasannya,” aku Anjar.

Sudiarna (57), warga lainnya, berharap ada bantuan perbaikan terhadap jembatan tersebut. Apalagi jembatan itu jadi akses vital masyarakat setempat.

“Harapan kami bisa segera diperbaiki,” tuturnya.

Kontributor:   Iqbal Salim
Editor:   Sulaeman