Pemkab Sukabumi Raih Penghargaan API 2018 dari Kementerian Pariwisata

BUPATI Sukabumi, Marwan Hamami, menerima piala API 2018 kategori penilaian Geopark Ciletuh-Palabuanratu sebagai tempat wisata baru terpopuler, Kamis (22/11/2018) malam. Foto: Istimewa

JAKARTA | MAGNETINDONESIA.CO – Kementerian Pariwisata menganugerahi Pemkab Sukabumi dengan piala Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018. Anugerah itu diraih tak terlepas masuknya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sebagai tempat wisata baru terpopuler berdasarkan hasil 7,2 juta tautan serta 4,28 juta tautan pemberitaan.

Piala API diterima Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, di salah satu hotel di Jakarta, Kamis (22/11/2018) malam. Kabupaten Sukabumi menempati posisi ketiga dari 54 daerah lainnya di Indonesia yang meraih penghargaan API.

“Penghargaan ini kami harap harus jadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sukabumi, terutama mereka yang berada di destinasi wisata. Tahun depan kami akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di objek wisata agar berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat yang memiliki wirausaha baru,” kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Pemkab Sukabumi utamanya akan membenahi persoalan-persoalan yang terjadi di objek wisata geosite sesuai rujukan UNESCO. Satu di antaranya karakteristik masyarakat dan sumber daya manusia.

“Mudah-mudahan masyarakat di objek wisata bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan tersebut. Mereka juga harus bisa memuliakan bumi dengan menjaga potensi lingkungan agar tetap asri, nyaman, dan bersih,” ungkapnya.

Ketua panitia penyelenggara API 2018, Aryo Kristanto menerangkan, API rutin dilaksanakan setiap tahun. Penghargaan ini diberikan bagi lokasi tujuan wisata di Indonesia.

“API ini kali ketiga dilaksanakan Kementerian Pariwisata. Tahun ini terdapat 18 kategori penilaian menyangkut destinasi wisata,” jelas Aryo.

API rutin digelar bertujuan mempromosikan berbagai destinasi wisata setiap daerah yang ada di Indonesia agar lebih dikenal publik, terutama pelancong yang suka berwisata.

Kontributor:   Hendri Julpian
Editor:   Bondan Prakoso