Pemkab Cianjur Daftarkan Ratusan Ribu Warga Miskin sebagai Peserta JKN-KIS

WAKIL Bupati Cianjur, Herman Suherman, bertukar cinderamata dengan Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kemenkominfo, Septriana Tangkary. Magnet Indonesia Online

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Pemkab Cianjur mendaftarkan masyarakat kurang mampu sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tahun ini setidaknya terdapat 101 ribu warga miskin yang sudah didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.

“Targetnya seluruh masyarakat miskin di Kabupaten Cianjur bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS,” kata Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, usai menghadiri sosialisasi dan optimalisasi kampanye JKN-KIS di salah satu hotel di kawasan Cipanas, Jumat (16/11/2018).

Herman menegaskan kepesertaan JKN-KIS sangat penting sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal yang mesti diubah saat ini yakni paradigma masyarakat yang berhitung untung dan rugi mengikuti JKN-KIS.

“Masyarakat jangan hanya berpikir membayar saja, tapi harus berpikir manfaatnya. Kalau sakit bisa dimanfaatkan. Tapi kalaupun sehat, iuran itu bisa disumbangkan untuk orang lain. Intinya ada nilai ibadah,” jelas Herman.

Herman berharap dengan adanya sosialisasi tersebut kesadaran masyarakat Kabupaten Cianjur terhadap kepesertaan JKN-KIS bisa terus meningkat. Sehingga ke depan target mewujudkan masyarakat Kabupaten Cianjur yang sehat bisa terwujud.

“Masyarakat Kabupaten Cianjur harus terjamin kesehatannya. Sehingga target mewujudkan masyarakat Cianjur yang sehat bisa terwujud,” cetusnya.

Sosialisasi JKN-KIS di Kabupaten Cianjur diikuti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen lainnya. Mereka nantinya bisa menjadi garda terdepan menginformasikan kepada masyarakat pentingnya menjadi peserta JKN-KIS.

“Kegiatan sosialisasi program JKN-KIS bersama Kementerian Kominfo ini diharapkan membawa semangat baru. Bukan hanya BPJS Kesehatan saja yang menggaungkan program ini, tapi juga instansi lainnya,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, C Falah Rakhmatiana.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, mengatakan Kementerian Kominfo memiliki tugas menginformasikan pentingnya kepesertaan JKN-KIS kepada semua lapisan masyarakat melalui pemerintahan dari mulai desa dan kelurahan, kecamatan, kota dan kabupaten, hingga provinsi. Informasi itu harus sampai kepada masyarakat agar ke depan mereka memahami pentingnya menjadi peserta JKN-KIS.

“Kami sinergis, berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam menyosialisasikan JKN-KIS ini. Program nasional ini informasinya harus sampai secara menyeluruh kepada masyarakat,” kata Septriana.

Reporter:   Yana Suryana
Editor:   Bondan Prakoso