Jenazah Korban Lion Air Tiba di Kampung Halaman di Sukabumi

SUASANA di rumah duka korban jatuhnya pesawat Lion Air LQP dengan kode penerbangan JT 610, Firmansyah Akbar (43), di Kampung Nagrak RT 17/03, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jenazah Firmansyah Akbar (43), salah seorang korban jatuhnya pesawat Lion Air LQP dengan kode penerbangan JT 610, tiba di tempat kelahirannya di Kampung Nagrak RT 17/03, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/11/2018).

Jenazahnya tiba sekitar pukul 07.00 WIB diantar mobil ambulans RS Polri Kramatjati, Jakarta. Sebelum dimakamkan, jasad Firmansyah Akbar disalatkan di Masjid Al Ishlah.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I, Yoyok Sutiotomo, mengaku kehilangan dengan sosok Firmansyah Akbar. Almarhum merupakan salah seorang putra terbaik yang dimiliki Ditjen Pajak.

“Jabatan terakhir almarhum sebagai Kepala Seksi Penagihan KPP Pratama Pangkalpinang,” kata Yoyok kepada wartawan.

Yoyok mendoakan arwah diterima di sisi Allah SWT. Ia pun menyemangati keluarga agar tabah dan menerima lapang dada.

“Kami mendoakan bagi arwah beliau,” ucapnya.

Kerabat almarhum, Endang Yusuf, memohon maaf kepada semua pihak apabila almarhum semasa hidupnya memiliki kesalahan.

“Kami sekeluarga mohon maaf jika almarhum ada salah,” ujarnya.

Proses pemakaman almarhum dihadiri sejumlah pejabat dari Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Wilayah DJP Jawa Barat serta Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Selain Firmansyah Akbar, warga Kabupaten Sukabumi yang ikut jadi korban dalam musibah tersebut yakni Ruma Ramadhan. Ia tercatat sebagai warga Kampung Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda.

Kontributor:    Iqbal Salim
Editor:    Bondan Prakoso