Jembatan Cirajeg Penghubung Dua Kecamatan Butuh Perbaikan

SEORANG pengendara melintas di Jembatan Cirajeg yang kondisinya butuh perbaikan. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jembatan Cirajeg yang merupakan penghubung sejumlah desa serta Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, sudah hampir setahun kondisinya rusak. Saat ini jembatan tersebut hanya beralas pohon kelapa serta balok kayu.

“Jembatan dibangun 2004. Awalnya terbuat dari rangka besi beton dengan alas lintasan dari balok kayu,” kata Sekretaris Desa Nanggerang, Kacematan Jampangtengah, Rahmat Effendi Nasution, Jumat (9/11/2018).

Dulu pembangunan jembatan didanai Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Hingga kini belum pernah ada perbaikan oleh pemerintah setempat terhadap jembatan penghubung Desa Nanggerang, Kecamatan Jampangtengah dengan Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya.

“Kami sering bermusyawarah dengan masyarakat menyangkut usulan pembangunan,” ucapnya.

Jembatan Cirajeg memiliki panjang 12 meter dan lebar 4, 5 meter. Letaknya berada di perbatasan Kampung Cijambe, Desa Nanggerang, Kecamatan Jampangtengah dengan Kampung Cirajeg, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya.

“Sudah sering kami mengusulkan, tapi belum ada realisasi,” tuturnya.

Dadun, warga Kampung Cijambe, mengatakan jembatan ini setahun tiga kali diperbaiki. Biayanya dilakukan secara swadaya.

“Lintasan jembatan licin kalau hujan. Kendaraan juga sering gak bisa melintas karena licin,” ucapnya.

Warga berharap jembatan bisa diperbaiki secara permanen. Sehingga nantinya bisa menunjang aktivitas masyarakat.

Kontributor:    Iqbal Salim
Editor:    Sulaeman