Dipindah ke Ciwangi, Omzet Pedagang Cimol di Kota Sukabumi ‘Terjun Bebas’

PENDAPATAN pedagang Cimol menurun pascadirelokasi ke Pasar Ciwangi. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Para pedagang Cimol di areal eks Pasar Pelita Kota Sukabumi gigit jari. Mereka mengaku omzet penjualan pakaian bekas itu ‘terjun bebas’ pascadirelokasi ke Pasar Ciwangi.

Asep (30), misalnya, mengaku semula pendapatannya bisa mencapai Rp600 ribu sehari. Namun setelah dipindahkan ke Pasar Ciwangi rata-rata pendapatannya turun jadi Rp150 per hari.

“Pendapatan sekarang turun drastis,” kata Asep yang berjualan celana jins, kepada Magnet Indonesia Online, Jumat (2/11/2018).

Asep mengatakan anjloknya pendapatan lantaran sepi pembeli. Ia menduga sepinya pembeli lantaran mereka belum mengetahui lokasi Pasar Cimol sekarang ditambah dengan kondisi di lokasi yang kurang nyaman.

“Banyak yang tidak tahu kalau sekarang Pasar Cimol dipindah ke Ciwangi,” ucapnya.

Ia berharap pembangunan Pasar Pelita bisa segera rampung. Sehingga lokasi berjualan akan lebih nyaman.

“Penghasilan juga bisa kembali meningkat,” cetusnya.

Encep (40), pedagang lainnya, mengeluhkan hal serupa. Hampir 17 tahun berjualan, baru kali ini omsetnya turun drastis setelah dipindah ke Pasar Ciwangi.

“Penjualan sekarang sangat lesu,” jelas pedagang jaket ini.

Encep menaruh harapan besar ke depan para pedagang bisa ditempatkan di lokasi yang lebih strategis. Termasuk akan mengawal janji wali kota dan wakil wali kota terpilih yang akan merampungkan pembangunan Pasar Pelita.

Kontributor:     Iqbal Salim
Editor:     Eddy Surya Wijaya