Tanaman Bambu Keberuntungan Angkat Nama Sukabumi di Mata Dunia

DRACAENA Sanderiana atau Lucky Bamboo (bambu keberuntungan), merupakan komoditas tanaman hias kualitas ekspor kini sedang dikembangkan di Kabupaten Sukabumi. Magnet Indonesia Online/Heri Suryadi

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai pengekspor tanaman hias. Satu di antaranya tanaman hias Dracaena Sanderiana atau biasa disebut Lucky Bamboo (bambu keberuntungan).

Relatif tingginya volume ekspor jenis tanaman hias itu tak bisa dilepaskan juga peran dan pembinaan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Banyak negara di Asia yang meminta tanaman hias tersebut. “Permintaan datang dari Qatar, Oman, Bahrain, Saudi Arabia, Iran, Kanada, India, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura,” ujar Kepala Seksi Produksi Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, Kamis (1/11/2018).

Deni menjelaskan, kawasan Selabintana di Kecamatan Sukabumi merupakan sentra utama budi daya Dracaena Sanderiana. Pembudidaya tanaman hias di kawasan itu jadi binaan Dinas Pertanian. “Kami lengkapi juga fasilitasnya,” ucap dia.

Misalnya pengembangan lahan seluas 28.500 meter persegi yang sudah dilengkapi sarana pengepakan untuk tempat merangkai dan pengakaran. “Ada juga mobil pendingin sebagai sarana distribusi,” jelasnya.

Baru-baru ini, Dracaena bentuk Pagoda asal Selabintana yang dibudidayakan kelompok tani Alamanda telah diekspor ke India sebanyak 35 ribu tangkai. “Rata-rata pengiriman sekitar 25 ribu tangkai per bulan,” sebutnya.

Dracaena sudah jadi favorit tanaman hias dunia. Tak sulit membudidayakannya. Tanaman itu bisa dikembangkan di kebun maupun dalam pot atau mangkuk dilengkapi batu dan air. “Dracaena menjadi holtikultura paling toleran yang dapat kita tanam. Lebih bagus lagi ditanam di tanah untuk pertumbuhan yang lebih kuat,” pungkasnya.

Reporter:     Heri Suryadi
Editor:    Bondan Prakoso