Ketua HNSI: Nelayan Sukabumi Butuh Program Pemberdayaan

KETUA DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Dede Ola (tengah), bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Dadang Budiman, berbincang dengan anggota DPR RI, Reni Marlinawati. Magnet Indonesia Online/Heri Suryadi

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Nelayan di Kabupaten Sukabumi kerap terpuruk saat musim paceklik. Karena itu, butuh pemberdayaan berkelanjutan dari pemerintah daerah agar nelayan bisa tetap bertahan dalam kondisi apapun.

“Kalau musim angin barat, banyak nelayan yang terpuruk. Padahal mereka punya keluarga,” kata Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi, Dede Ola, kepada Magnet Indonesia Online, Minggu (30/9/2018).

Ia mengapresiasi adanya bantuan dari pemerintah terhadap nelayan. Namun yang paling utama program peningkatan kesejahteraan bagi nelayan seperti pemberdayaan.

“Jadi, saat sedang dalam kondisi musim paceklik, masih ada peluang lain kalau mereka diberdayakan,” terangnya.

Dede Ola meminta khusus kepada Pemkab Sukabumi agar sempadan pantai di Kabupaten Sukabumi tidak dijadikan tempat industri lain selain yang berhubungan dengan hasil laut.

“Saya membayangkan ada tempat membuat ikan asin yang rapi dan tertata di daerah pesisir. Bisa juga tempat pembuatan pindang termasuk proses pembuatan kecap ikan yang higienis. Kalau itu terwujud, akan punya nilai tambah bagi pariwisata kita yang berhubungan dengan wisata pesisir,” pungkasnya.

Reporter:    Heri Suryadi
Editor:    Andra Daryl Permana