Hampir 90 Persen Pelaku Usaha ‘Buta’ Cara Buka Akses ke Perbankan

WALI Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, membuka acara sosialisasi dukungan informasi penyediaan modal untuk UMKM. Magnet Indonesia Online/Diana NH

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Hampir 90 persen pelaku usaha di Kota Sukabumi masih ‘buta’ cara mendapatkan pinjaman modal dari perbankan. Bahkan sebagian lagi diindikasi masih tabu berhubungan dengan perbankan lantaran beberapa faktor.

“Padahal sebetulnya tidak sulit,” kata Kepala Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi, Ayep Supriyatna, Minggu (30/9/2018).

Saat ini pelaku KUMKM di Kota Sukabumi sekitar 1.400-an. Hampir 1.260 pelaku UMKM masih mengandalkan modal sendiri walaupun kembang-kempis.

“Kalau nilai pinjaman di bawah Rp5 juta, bisa tanpa agunan. Bunganya pun relatif kecil. Per tahun hanya 7 persen,” ujarnya.

Pemkot Sukabumi memfasilitasi pelaku KUMKM mengakses pinjaman ke perbankan. Namun hasil akhirnya ada di pihak perbankan.

“Kami membantu pelaku UMKM naik kelas dengan memfasilitasi akses pinjaman ke bank,” kata dia.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan sektor KUMKM masih menjadi andalan mendongrak perekonomian. Bahkan UMKM mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Untuk memperkuat UMKM tentunya dengan permodalan,” kata Fahmi usai membuka acara sosialisasi dukungan informasi penyediaan modal untuk UMKM.

Reporter:    Diana Novita Hidayat
Editor:    Andra Daryl Permana