Mak Amnah Jadi Potret Kehidupan Warga Miskin di Sukabumi

MAK Amnah, warga Kampung Maridan RT 01/07, Kedusunan Pasirkandel II, Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, sedang digendiong anaknya karena memiliki keterbatasan fisik sejak lahir. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Potret kehidupan warga kurang mampu masih cukup banyak ditemukan di Kabupaten Sukabumi. Satu di antaranya mak Amnah, warga Kampung Maridan RT 01/07, Kedusunan Pasirkandel II, Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung.

Kondisi fisik perempuan renta berusia 60 tahun itu cukup memprihatinkan. Sejak lahir ia mengalami keterbatasan fisik. Kedua kakinya mengecil, tak jauh dari ukuran pergelangan tangan balita.

Selama ini mak Amnah menghabiskan waktunya sendirian. Ia memilih tak menikah. Meskipun tinggal di gubuk berukuran 3×3 meter tanpa kamar mandi, ia memilih mengadopsi anak.

Sekarang anaknya sudah menikah. Di gubuk itu mak Amnah tinggal bersama anak angkat, menantu, dan cucu.

“Mudah-mudahan ada yang bisa bantu,” kata Santi (18), anak angkat mak Amnah, kepada Magnet Indonesia Online, Jumat (28/9/2018).

Untuk kehidupan sehari-hari, mak Amnah mengandalkan dari menantunya yang bekerja sebagai buruh serabutan. Menantunya mencari rumput untuk makan ternak. Namun mereka dengan sabar menjalani kehidupan tersebut.

Kontributor:    Iqbal Salim
Editor:    Andra Daryl Permana