Kontraktor Kehabisan Duit, Pembangunan SDN Salakopi Cianjur Mangkrak

LOKASI pembangunan SDN Salakopi di Jalan KH Abdullah bin Nuh terbengkalai diduga akibat pihak kontraktor kehabisan dana. Magnet Indonesia Online/Mokh Ikhsan

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Pekerjaan pembangunan SDN Salakopi senilai Rp2,9 miliar di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Desa Nagrak, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, mangkrak. Sejak Jumat (21/9/2018) pekan lalu di lokasi proyek tidak ada aktivitas. Penyebab pembangunan sekolah yang dikerjakan PT Parosai itu mangkrak diduga akibat kehabisan dana.

“Semua pekerja berhenti karena pihak perusahaan belum membayar upah kerja. Sebagian ada yang pulang, sebagian lagi ikut kerja di proyek pembangunan kantor Kejaksaan Cianjur,” ujar salah seorang pekerja yang meminta identitasnya tidak dicantumkan, Kamis (27/9/2018).

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Wahyu Budi Raharjo, membenarkan pihak kontraktor sudah tidak melaksanakan pekerjaan selama sepekan. Informasi yang diperoleh, para pekerja meninggalkan pekerjaannya lantaran belum ada pembayaran upah.

“Iya benar, proyek pembangunan SDN Salakopi tidak berjalan selama seminggu,” kata dia.

Menurut Wahyu, Dinas PUPR sudah mengirimkan surat teguran kepada pihak perusahaan untuk secepat mungkin melanjutkan pekerjaan agar bisa selesai tepat waktu.

“Setelah kami evaluasi, progres pekerjaannya hanya tersisa sekitar 7 persen dari target yang direncanakan. Surat teguran sudah kami layangkan ke pihak kontraktor,” tandasnya.

Reporter:    Mokh Ikhsan
Editor:    Bondan Prakoso