Alamak! Tanaman Padi Milik Petani Diserang Tiga Jenis OPT Sekaligus

TANAMAN padi milik petani di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, diserang hama OPT. Magnet Indonesia Online/Yadi

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Tanaman padi milik petani di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, diserang hama organisme pengganggu tanaman (OPT). Akibatnya, petani terancam merugi lantaran tanaman padi mereka berpotensi gagal panen.

“Tanaman padi saya diserang tiga hama sekaligus yakni ulat, kungkang, dan wereng,” ujar Kusin (53), petani warga Kampung/Desa Citepus, kepada Magnet Indonesia Online, Minggu (23/9/2018).

Bahkan, lanjut Kusin, ada tanaman padi yang tidak bisa dipanen sama sekali. Ia menjelaskan, sawah yang gagal panen akibat hama tersebut mencapai 5 hektare. Melihat kondisi sekarang ada kemungkinan seluruh sawah gagal panen.

“Sekarang baru panen pertama. Biasanya dalam setahun, sawah di sini bisa tiga kali panen. Kalau begini, tentunya seluruh petani di Desa Citepus akan mengalami kerugian cukup besar,” jelasnya.

Ia mengaku telah berupaya mencegah tanaman padi miliknya agar tidak kembali diserang hama. Bahkan penyemprotan hama OPT sudah dilakukan sebanyak tujuh kali dengan biaya mencapai Rp700 ribu. Namun upaya antisipasi itu berakhir sia-sia.

“Kami butuh obat lebih ampuh untuk melawan hama. Obat yang kami gunakan selama ini berasal dari bantuan pemerintah,” katanya.

Kontributor:     Yadi
Editor:     Andra Daryl Permana