Ratusan Guru Honorer di Palabuhanratu Mogok Mengajar

GURU honorer se-Kecamatan Palabuhanratu sedang berkumpul di bekas kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Palabuhanratu. Magnet Indonesia Online/Acep AS

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Aksi mogok mengajar guru honorer di Kabupaten Sukabumi terus berlanjut. Kamis (20/9/2018), lebih dari seratusan guru honorer tingkat sekolah dasar menggelar aksi mogok mengajar. Aksi dilakukan dengan cara berkumpul di kantor UPTD Pendidikan Palabuhanratu.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Gelora Samudra Kecamatan Palabuhanratu, Ichsan Hakim, mengatakan aksi itu merupakan tindak lanjut aksi serupa di Stadion Korpri, Cisaat, Rabu (19/9/2018). Hasil kesepakatan, mereka akan melakukan aksi mogok hingga 25 September.

“Hampir 250 orang guru honorer yang ikut aksi mogok. Mereka berasal dari 37 SD di Kecamatan Palabuhanratu. Ada juga guru honorer SMP,” kata Ichsan kepada Magnet Indonesia Online.

Aksi itu sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang membatasi usia guru honorer ikut rekrutmen calon PNS. Padahal sejauh ini nasib guru honorer sendiri belum sejahtera.

“Kami minta kesejahteraan guru honorer ditingkatkan, memiliki jaminan kesehatan, dan mendesak perubahan Peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait pembatasan usia CPNS. Itu yang akan kita perjuangkan,” jelasnya.

Ia menuturkan rencananya Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, akan mengundang perwakilan guru honorer pada 25 September nanti. Para guru honorer berharap dari pertemuan nanti menghasilkan kabar baik.

“Tapi jika itu tidak ditepati, kami siap turun ke Pendopo pada 26 atau 27 September,” tegas guru SDN Sirnagalih itu.

Reporter: Acep Ahmad Safei
Editor: Andra Daryl Permana