Pengemudi Bus Maut di Cikidang Ternyata Sopir ‘Kadal’

KAKORLANTAS Mabes Polri, Irjen Pol Refdi Andri (tengah) menjenguk Adam di IGD RSUD Palabuhanratu. Magnet Indonesia Online/Yadi

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pengemudi yang membawa bus hingga mengalami kecelakaan di ruas jalan Kampung Bantarselang, Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/9/2018), ternyata sopir ‘kadal’. Ia terpaksa mengganti sopir utama karena mengantuk.

“Karena sopir (Jahadi alias Buyung) mengantuk, akhirnya gantian saya yang bawa bus. Oper kemudi sejak dari Simpang Cikidang,” kata Adam (27), kernet bus yang mengganti sementara sopir utama bus maut ditemui di RSUD Palabuhanratu, Minggu (9/9/2018).

Adam yang tercatat sebagai warga Kelurahan Curug RT 01/05, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, itu tak menyangka niatnya mengganti sementara rekannya akan berujung maut. Namun ia merasakan ada yang tak beres dengan kondisi bus. Rem tak berfungsi saat memasuki turunan di sekitar TKP. Adam sempat mengoper gigi dan menarik rem tangan agar mobil berhenti. Tapi upaya itu tak berhasil sehingga ia panik.

“Waktu itu di depan bus ada motor. Tadinya mau saya arahkan ke kiri tapi motor menghalangi. Akhirnya masuk jurang,” jelasnya.

Usai bus terjun ke jurang, Adam berhasil menyelamatkan diri dari dalam bus. Ia mengaku meninggalkan lokasi karena berniat mencari air minum sekaligus ada rasa ketakutan akan disalahkan warga.

“Tapi saya nggak kabur. Saya hanya cari air minum ke rumah warga. Setelah itu saya nggak ingat apa-apa lagi. Saya terjatuh di pinggir sungai selama semalam,” tuturnya.

Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol Refdi Andri, berkunjung ke RSUD Palabuhanratu untuk melihat kondisi Adam yang sedang dirawat. Namun jenderal bintang dua itu belum bisa memberikan keterangan soal proses hukum yang akan disangkakan kepada Adam.

“Adam sempat menghilang. Baru ditemukan tadi siang oleh warga di pinggir sungai sekitar dua kilometer dari TKP,” terangnya kepada awak media.

Kepolisian memberikan keleluasan kepada tim medis untuk mengobati luka parah yang dialami Adam.

“Sebelum dilakukan pemeriksaan, kondisinya harus pulih benar. Biar dia (Adam) dirawat dulu di sini,” tandasnya.

Kecelakaan bus itu merenggut 21 nyawa penumpang dan 17 orang luka-luka. Termasuk Adam yang mengalami patah lengan kanan dan luka parah di sekujur tubuhnya. Sampai saat ini, Ditlantas Polda Jabar masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Kontributor: Yadi
Editor: Andra Daryl Permana