Wow! Bupati Sukabumi Timba Ilmu di Belanda

BUPATI Sukabumi, Marwan Hamami, bersama peserta lainnya mengunjungi sejumlah kota di Eropa, seperti Brussel, Belgia. Para peserta melakukan uji tiru dan pertemuan bisnis dengan para pelaku usaha atau asosiasi bisnis agro industri, media, pengelola pelabuhan, dan peneliti pertanian. IST

BELANDA | MAGNETINDONESIA.CO – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, berkesempatan mendapatkan ilmu pengelolaan tata ruang wilayah di Erasmus University Rotterdam, Belanda. Kegiatan yang diikuti sejumlah kepala daerah lainnya ini berlangsung sejak 28 Agustus hingga 6 September.

“Kegiatan ini difasilitasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bekerja sama dengan Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS) Rotterdam,” kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami melalui pesan singkat kepada Magnet Indonesia Online, Senin (3/9/2018).

Tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kepala daerah dan penyelenggara daerah dalam bidang perencanaan dan pengelolaan tata ruang wilayah yang baik dan disesuaikan dengan kondisi geografis. Dalam kegiatan tersebut, kata Marwan, seluruh peserta digembleng berbagai materi pengelolaan tata ruang dan perencanaan pembangunan wilayah.

“Kegiatan ini sangat strategis karena masih banyak daerah di Indonesia yang belum sesuai dalam pengelolaan tata ruang dan perencanaan wilayah,” jelasnya.

Hasil sementara kegiatan itu, ujar Marwan, banyak hal yang bisa diterapkan di Kabupaten Sukabumi. Pemerataan pembangunan akan menjadi pendorong peningkatan potensi wilayah dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kepala daerah harus mampu memahami kondisi wilayah dan membuat strategi inovasi terkait percepatan pemerataan pembangunan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” bebernya.

Selama kegiatan berlangsung, Marwan bersama peserta lainnya diajak mengunjungi sejumlah kota di Eropa, seperti Brussel di Belgia. Para peserta melakukan uji tiru dan pertemuan bisnis dengan para pelaku usaha atau asosiasi bisnis agro industri, media, pengelola pelabuhan, dan peneliti pertanian.

“Kemajuan suatu daerah itu kuncinya sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah membuat regulasi sementara masyarakat dan dunia usaha berkomitmen untuk bergerak bersama mendukung program pembangunan yang sedang di jalankan pemerintah,” tandasnya.

Kontribur: Ridwan HMS
Editor: Andra Daryl Permana