Komunitas TS Owner Promosikan Objek Wisata Situ Cipiit

RATUSAN peserta TS Owner usai mengikuti kegiatan yang bertajuk 'Jabar Ngahiji Season 2' di ODTW Situ Cipiit, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (1/8/2018). IST

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Situ Cipiit di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, jadi tempat berkumpulnya komunitas TS Owner Sukabumi, Sabtu (1/8/2019). Ajang itu merupakan bentuk silaturahmi bertajuk ‘Jabar Ngahiji Season 2’.

“Pengguna motor TS se-Jawa Barat dipastikan hadir. Mereka berkomitmen akan mempromosikan ODTW Situ Cipiit,” ujar Ketua Panitia Jabar Ngahiji Season 2, Herdy Somantri, kepada Magnet Indonesia Online, Senin (3/9/2018).

Bima, sapaan akrab Herdy Somantri mengaku, meski bertajuk ‘Jabar Ngahiji’, namun kegiatan rutinan semester TS Jabar ini diikuti peserta dari luar daerah. Dalam kegiatan itu digelar safari enduro, games enduro, dan games tantangan untuk menguji adrenalin.

“Jumlah peserta teregistrasi sebanyak 477 orang. Tapi jika ditambah dengan official dan panitia jumlahnya mencapai 750 orang,” sebutnya.

Panitia menyediakan jalur yang cukup menantang, tapi jaraknya dipangkas. Alasannya untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta.

“Awalnya jarak tempuh sepanjang 60 kilometer. Tapi kami putuskan hanya menempuh jarak 6,4 kilometer saja,” jelas Bima yang juga menjabat sebagai Kepala Subbagian Humas Setda Kabupaten Sukabumi ini.

Jiwa sosial para pemilik motor tua jenis TS 125 itu sangat menonjol. Selain menjelajah panorama alam Sukabumi, mereka juga menggelar bakti sosial membangun musala, MCK, penanaman pohon, dan pelepasan 7 ribu benih ikan di ODTW Situ Cipiit.

“Dana bakti sosial itu sebagian bersumber dari uang pendaftaran. Mudah-mudahan menjadi berkah bagi peserta dan masyarakat. Fasilitas sosial yang kami bangun dapat digunakan wisatawan,” katanya.

Bima mengaku puas karena kegiatannya membawa manfaat bagi orang banyak terutama masyarakat sekitar. Panitia memprioritaskan semua fasilitas yang digunakan peserta berasal dari masyarakat lokal seperti konsumsi, hiburan, jasa properti, pembuatan jalur, hingga petugas jaga, serta penunjuk arah.

“Terima kasih kepada Administratur Perum Perhutani KPH Sukabumi, kapolsek, kades, tokoh pemuda, dan masyarakat yang telah membantu kelancaran acara kami ini. Ke depan, kegiatannya akan lebih gebyar,” tandasnya.

Kontributor: Rado
Editor: Andra Daryl Permana